Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Muslimah di Tengah Gejolak Negeri: Antara Peran, Prinsip, dan Batasan

  Ketika kedzaliman dibiarkan, ia akan tumbuh seperti api yang melahap habis. Diamnya orang baik adalah bahan bakar paling cepat bagi hancurnya sebuah negeri. Indonesia sedang berada pada fase pelik  suara rakyat kerap dipinggirkan, sementara kebijakan yang merugikan justru menguat. Dalam kondisi ini, tak jarang muncul bias informasi isu bertebaran di mana-mana, dengan narasi yang seringkali membingungkan. Kita dituntut untuk lebih bijak bukan sekadar ikut tren, bukan sekadar ikut ramai, melainkan sadar bahwa diam juga bisa berarti membiarkan kemungkaran semakin meluas. Di sinilah, muslimah pun memiliki peran. Peran yang bukan sekadar ‘ikut-ikutan’ karena FOMO, tetapi karena ada kesadaran bahwa kita memiliki tanggung jawab moral dan spiritual untuk menjaga prinsip. Tentu, dengan batasan yang jelas, agar sikap kita tetap terarah pada kebenaran, tidak terjebak pada arus kebingungan informasi, dan tetap berpegang pada nilai Islam sebagai kompas utama. Mengambil peran tanpa men...